Pentingnya Penerapan Pemupukan Terstandar untuk Peningkatan Produktivitas Kakao
Di pertengahan bulan November 2025 ini, tepatnya hari Selasa, 11 November 2025 dan Rabu, 12 November 2025, bertempat di Gedung pertemuan Koperasi Produsen Tani Lekma Mokupa, Desa Mokupa Kec. Lambandia Kab. Kolaka Timur, Balai Perakitan dan Pengujian Tanah dan Pupuk (BRMP Tanah dan Pupuk) ikut hadir dalam Kegiatan Bimtek Pemupukan Berimbang dan Penggunaan Perangkat Uji Hara Tanaman (PUHT) dilanjutkan dengan Bimtek Pengambilan Contoh Tanaman Kakao bagi Petani yang merupakan bagian dari kegiatan Kemitraan Kompetitif Program ICARE. Pada acara Bimtek kali ini narasumber dari BRMP Tanah dan Pupuk hadir Septiyana, S.P., M.Si. didampingi Fasilitator, Iin Dwi Suharti, S.Si dan Ir. Nurjaya, M.P. Pelatihan ini dihadiri oleh 30 petani dari dua desa di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur. Acara pelatihan dibuka oleh perwakilan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kab. Kolaka Timur, Bapak Ansar. Dalam pembukaannya, Ansar menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggarakannya Bimtek ini dan berharap peserta dapat menyerap banyak ilmu dan pengetahuan serta dapat menerapkannya pada pertanian khususnya komoditas kakao kedepannya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dengan petani, penyuluh dan dinas setempat tentang pemupukan berimbang untuk tanaman perkebunan kakao dilanjutkan dengan demo penggunaan Perangkat Uji Hara Tanaman (PUHT) dan praktik langsung pengambilan contoh tanaman kakao di lapang.
Pada paparannya, Septiyana menyampaikan secara komprehensif terkait pemupukan berimbang spesifik lokasi untuk peningkatan produksi tanaman kakao dengan penerapan pemupukan terstandar yang tepat jumlah, jenis dan waktu dan alat bantu PUHT.
Melalui penerapan pemupukan berimbang dan PUHT diharapkan produktivitas akan meningkat dan diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Setelah pemaparan dari narasumber, acara dilanjutkan dengan diskusi dan demo penggunaan PUHT bersama fasilitator Iin. Para peserta sangan antusias dengan praktek penggunaan PUHT dimana mereka dapat langsung mengetahui kondisi hara pada tanaman mereka. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan pengaruh nyata untuk peningkatan produktivitas tanah dan tanaman kakao mendukung pertanian yang berkelanjutan (IDS, AFS).